فبأيّ ءالآ ء ربّكما تكذّبا
"Maka nikmat Tuhan mu yang manakah yang kamu dustakan?"
Hari ini, 18 April 2016.
Hatiku bergetar seketika mendengar ayat ini. Aku selalu bertanya-tanya mengapa ayat ini diulang berkali-kali dalam surat Ar-Rahman?
Sekarang aku menyadarinya. Begitu banyak nikmat Tuhan yang telah ku dustakan, tidak bersyukur atas hal kecil yang telah Tuhan berikan, selalu merasa kekurangan setiap saat. Astaghfirullahaladziim.
Nafas yang kita hirup setiap hari adalah nikmat. Waktu yang kita lewati setiap hari adalah nikmat. Sehat jasmani dan rohani adalah nikmat. Bahkan ketika kita sakit pun ada sebuah nikmat dibaliknya.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Sekarang aku menyadarinya. Begitu banyak nikmat Tuhan yang telah ku dustakan, tidak bersyukur atas hal kecil yang telah Tuhan berikan, selalu merasa kekurangan setiap saat. Astaghfirullahaladziim.
Nafas yang kita hirup setiap hari adalah nikmat. Waktu yang kita lewati setiap hari adalah nikmat. Sehat jasmani dan rohani adalah nikmat. Bahkan ketika kita sakit pun ada sebuah nikmat dibaliknya.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Seberapa jauh seorang hamba meninggalkannya, Tuhan tak pernah menolak ketika hambanya ingin kembali. Berkali-kali Tuhan dikhianati dan diduakan, maaf-Nya tidak akan pernah habis. Tuhan sering di lupakan, namun Tuhan tidak sungkan mengabulkan doa hambanya yang meminta dengan sungguh. Segalanya telah Tuhan ciptakan untuk hambanya, meski pada akhirnya hanya kerusakan yang hambanya buat. Tuhan tidak pernah menyerah menunjukkan kekuasaan-Nya, meski hanya hirauan yang didapatkan. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Tidakkah malu kita sebagai hamba telah mendustai nikmat-Nya? Oleh karena itu..
Jangan lupa bersyukur. Ketika takdir telah ditentukan dan doa bisa dikabulkan, apalagi yang harus dikhawatirkan? Nikmat Tuhan tidak akan pernah berhenti mengalir dalam hidup hambanya.
Jangan lupa bersyukur. Ketika takdir telah ditentukan dan doa bisa dikabulkan, apalagi yang harus dikhawatirkan? Nikmat Tuhan tidak akan pernah berhenti mengalir dalam hidup hambanya.
Bergantunglah pada Tuhan. Satu-satunya Tuhan di seluruh jagat raya ini. Allah SWT.
31 kali ayat ini di ulang dari 78 ayat surat Ar-Rahman. Dan ketika 78 dikurang 31 menghasilkan 47, kita akan menemukan lantunan ayat yang sama pada ayat 47..
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Salam Author


No comments:
Post a Comment