Namun bagi sebagian yang lain, itu adalah suatu kebanggaan tersendiri.
saya termasuk golongan yang kedua.
saya suka menulis. kira-kira sudah sejak smp saya suka menulis. dan genre dari tulisan saya kebanyakan adalah sastra.
semenjak memasuki dunia kuliah, saya pernah beberapa kali mengirimkan cerpen saya ke media koran. namun belum rezeki saya, tak ada satupun yang terbit.
setiap media memang mempunyai kriteria tersendiri untuk tulisan yang akan dipilih untuk diterbitkan. dan saya sama sekali tidak memperhatikan itu.
akhirnya, saya mencoba mencari beberapa kriteria tulisan yang bisa tembus di beberapa media koran. dan belajar menyesuaikan tulisan saya dengan kriteria yang ada.
ketika liburan bulan Juni kemarin, saya menemukan sebuah sayembara di galeri Whatsapp saya. dari Poros Mahasiswa Koran Sindo yang mengumumkan tema poros minggu itu. saya sedikit tertarik dengan tema tersebut. akhirnya saya mencoba untuk pertama kalinya membuat opini dan dikirimkan ke media koran.
setelah itu, saya menunggu sekitar seminggu kemudian, namun tak ada hasil.
Tak menyerah sampai disitu, karena masih penasaran, saya pun menulis kembali sebuah opini. Tapi kali ini, saya bermodalkan nekad. Saya mengangkat tema di luar tema poros yang ada pada waktu itu. saya mengangkat sebuah isu yang sedang hangat-hangatnya pada waktu itu (sekitar pertengahan bulan Juni 2017).
setelah yakin dan memenuhi persyaratan, saya mengirimkan opini tersebut ke Poros Mahasiswa Koran Sindo, pada tanggal 21 Juni 2017.
saya hanya pasrah setelahnya. tak berharap tulisan saya akan dimuat.
setelah 3 minggu terlewati, pada tanggal 13 Juli 2017, saya sangat shock ketika membuka salah satu grup Whatsapp saya. salah satu teman saya membagikan hasil screenshot tulisan saya yang dimuat di Koran Sindo.
saya sangat senang melihat berita tersebut. seperti tak percaya, namun itulah yang terjadi. Setelah 3 minggu, akhirnya tulisan saya dimuat.
sebagai seseorang yang gemar menulis, saya merasa bahwa hal tersebut merupakan batu loncatan pertama saya. meski tak seberapa.
sebenarnya saya ingin mencoba lagi, namun saya tak tahu harus melihat tema poros dimana. ada yang bilang, tema bisa dilihat di laman koran sindo online. Tapi tetap saja saya tidak menemukannya.
Ini hanya untuk berbagi pengalaman saja. Barangkali kalian ingin mencoba juga. jangan lupa banyak-banyak mencari tentang kriteria tulisan yang bisa tembus di koran tertentu. Menulis dengan hati, kemudian tawakal.
Semoga Bermanfaat :)
Semangat menulis.
Salam Literasi!
![]() |
| Tulisan pertama saya yang tembus di koran :) |



No comments:
Post a Comment